Tuesday, September 22, 2015

Kehilangan Sahabat

Kehilangan Sahabat 
(Karya: Santa Haneda)

Pada suatu hari hidup seorang anak yang sangat kesepian. Anak yang tinggal hanya seorang diri tidak memiliki keluarga sama sekali. Anak yang bernama Basong tinggal di sebuah gubuk dekat hutan.
Pada sore hari ia seperti biasa mencari sebuah kayu bakar yang di carinya di hutan belantara, ia pun berjalan mengambil satu persatu kayu bakar yang ia temui, dan basong pun mendengarkan teriakan seekor anjing di dekat pohon besar. Basong pun berlari dengan cepat kearah pohon tersebut dan menemui seekor anjing yang terkena jebakan musang yang dipasang warga desa untuk menangkap hama di hutan. Hari pun mulai gelap karena merasa iba Basong pun membawa anjing tersebut pulang kegubuknya yang sangat kecil. Mulai saat itu iya mulai merawat dan membesarkan anjing yang ia temui di hutan, anjing yang ia berikan nama bedogol itu membuat rasa kesepian yang ia alami selama ini menjadi hilang, anjing itupun selalu mengikuti Basong kemanapun ia pergi. Sampai saat itu tiba Basong yang seperti biasa mencari kayu bakar untuk meneranginya gubuknya dan sebagai bahan untuk menghangatkan dirinya pada malam hari, dan bedogol pun mengikuti Basong dari belakang mereka mencari kayu bakar kesana dan kemari dan menurut Basong kayu bakar yang ia cari sudah lebih dari cukup ia pun melanjutkan perjalanan menuju gubuknya. Sesampainya Basong dan anjingnya di gubuk basong lalu mulai merakit kayu bakar untuk dibuatnya menjadi obor, setelah beberapa menit obor pun telah jadi siap untuk di pakai. Hari pun mulai gelap Basong mulai untuk menghidup kan obor yang ia buat. Ia membuat empat obor dan harus menghidupkan keempat obor tersebut. Basong tidak ingin anjingnya menghalangi pekerjaannya karena berbahaya jika percikan obor mengenai anjing yang menjadi sahabatnya sendiri jadi basong memasukan anjingnya kedalam gubuk sedangkan ia menghidupkan obor yang berada di tiap sudut gubuknya. Ia pun mulai menghidup kan satu persatu obor yang berada di setiap sudut gubuknya obor pertama, kedua , dan ketiga berhasil ia hidupkan tetapi tidak dengan obor keempat pada saat ia akan menghidupkan obor keempat kakinya tersandung oleh akar pohon sehingga api itupun tidak membakar obor melainkan menyambar gubuknya. Api yang merambat begitu cepatnya membuat api menjadi sangat besar Basong pun panik dan tidak tahu harus berbuat apa, lalu ia pun mendengar anjingnya yang menggong-gong ketakutan membuat basong berlari kedalam gubuk dan melihat anjing yang tergeletang tertimpa kayu gubuk tersebut dan Basong dengan mata yang berkaca-kaca berlari menuju anjingnya dan membawa anjing nya keluar dia pun tak percaya bahwa anjing yang selama ini menjadi sahabat nya sekarang telah tiada.
Dari cerita diatas kita mendapatkan pesan yang sangat penting bahwa kita harus berhati-hati untuk melakukan segala hal meskipun itu adalah pekerjaan yang sangat mudah tetap kita harus berhati-hati agar kelak kita takkan menyesal dikemudian hari.

0 comments