Karma
Phala
Karya:
Jaya Winaya(MJ)
Karena kami agama hindu percaya dengan adanya hukum karma atau hasil perbuatan dan ini sekaligus menjadi pelajaran bagi saya.Pada hari sabtu saya dan teman-teman sekolah saya berinisiatif untuk jalan-jalan ke sesuatu tempat dan kami semua sepakat untuk melakukan kegiatan ini pada hari esok. Pada keesokan harinya tepatnya pada minggu pagi, di karena kami telah berjanji untuk jalan-jalan pada pukul 11.00 menjadikan saya bisa untuk bermain basket sebentar. Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 10.00 saya lalu bergegas pulang untuk bersiap – siap untuk jalan – jalan, sesampainya saya di rumah, saya langsung masuk ke kamar saya untuk menyiapkan barang-barang yang akan saya bawa. Dan saya pun terdiam karena melihat ibu saya yang tidur sangat lelap membuat saya mengurungkan niat saya untuk meminta ijin untuk berpergian kepada ibu saya karena tidak tega untuk membangunkannya. Saya pun bergegas menuju tempat kami berkumpul yaitu di sekolah, sesampainya saya di sekolah kami membagi diri untuk mendapatkan teman berboncengan karena kami semua harus menunggu teman kami yang menjadi penentu jalan membuat kami harus menunggunya sekian lamanya. Jam sudah menunjukan pukul 11.30 karenakan semua teman saya sudah berkumpul kami pun bergegas untuk segera menuju ketempat yang kami ingin datangin, lalu salah satu teman saya berinisiatif melakukan doa sebelum kami berangkat ke tempat tujuan kami tetapi saya mengabaikan teman saya untuk berdoa saya langsung melajukan montor saya menuju ke depan gerbang sekolah. Lalu selesainya teman – teman saya melakukan doa bersama kami langsung berangkat menuju ke tempat yang ingin kami datangi. Dan pada saat saya sedang berada dalam tengah perjalanan saya merasakan handphone saya bergetar dan dalam pikiran saya “ahh, mungkin itu hanya ibu yang ingin menanyakan keberadaan saya” ucap saya dalam hati. Dan saya pun teringat dengan pesan ibu saya kemarin yang menyuruh saya untuk tidak berpergian jauh – jauh tetapi saya tidak menghiraukan pesan itu dan melanjutkan perjalanan tak lama dari perjalanan kami, saya pun mendapatkan musibah pada saat ada jalan tanjakan yang sangat tinggi membuat montor saya tidak bisa untuk menanjaki jalanan tersebut, lalu saya gas dan tiba - tiba montor saya terangkat dan membuat saya dan teman yang saya bonceng terjatuh dan saya pun mendapatkan luka yang sangat serius pada kaki saya sedangkan teman yang saya bonceng hanya mendapatkan ringan pada lututnya.
Kejadian tersebut membuat saya menjadi sadar bahwa sangat penting sekali mendengarkan nasihat orang lain dan terutama kedua orang tua kita. Dan sangat penting juga untuk kita selalu berdoa kepada tuhan yang maha esa dalam segala kegiatan yang ingin kita lakukan agar mendapatkan keselamatan lahir dan batin. Inilah hasil perbuatan saya karena tidak mendengarkan omongan semua orang dan tidak berdoa jika ingin berpergian.
1 comments: