Seorang Peternak Ayam Murai Medan
(Karya: I Putu Suardika)
Pada suatu hari ada seorang anak bernama Mika ia hidup
didesa Tenggalangu. Di rumah sederhana ia sehari-harinya bekerja sebagai
peternak burung murai Medan. Peternak itu setiap memberi makan burung itu lalu
menjualnya kepada masyarakat setempat dengan penghasilan 2000.000.000 rupiah
dan ia sangat senang.
Suatu
hari, dia bangun pada malam hari dan dia melihat ke arah kandang burungnya dan
mendengar seperti ada besi jatuh lalu dia melihat orang berlarian dari arah
peternakan burung. Lalu ia cepat-cepat berlari kea rah kandang burung, ia
melihat semua burungnya telah hilang, ia pun berfikir
bahwa yang mengambil brungnya itu adalah orang tadi. Lalu ia cepat-cepat
menengok keluar kandang untuk mengejarnya dan orang itu pun sudah menghilang,
ia pun berkata “dari mana aku bisa mendapatkan penghasilan lagi, hanya
burung-burung itu harapanku satu-satunya”. Ia menyesali perbuatannya dan terus
menangisi hal itu.
Dari pengalaman di atas, kita harus bisa lebih waspada dan lebih menjaga sesuatu yang berharga agar tidak merugikan diri sendiri.
0 comments